Data Statistik yang Bisa Digunakan Dalam Dunia NFL Sports Betting

National Football League atau biasa dikenal dengan NFL menjadi salah satu cabang olah raga yang cukup digemari di dunia Sports Betting. Olah raga judi bola ini memang tidak terlalu dikenal di dunia, akan tetapi di Amerika Serikat hampir setiap tahun acara Superbowl yaitu ajang final NFL selalu penuh. Bahkan tercatat di Nevada sendiri pergerakan alur dana taruhan untuk cabang NFL saja mencapai lebih dari 100 juta dolar US. Bisa dibayangkan tentunya kehebatan NFL. Salah satu cara untuk bisa menguasai permainan NFL di dunia Sports Betting adalah dengan melakukan analisa dari data statistik yang dimiliki. Apa saja sih data statistik yang bisa kamu gunakan ?

Key Numbers

Key Numbers menjadi salah satu data yang krusial. Di sini para punter bisa melihat berapa jumlah skor yang dicetak oleh sebuah tim. Baik itu skor secara total dan juga skor rata-rata. Catat perolehan skor yang dicetak di babak reguler dan juga Play Off. Biasanya ada perbedaan yang signifikan. Hal ini bisa membantu para punter.

Turnover differential

Selain skor dan juga jumlah poin yang dicetak di setiap babak dan pertandingan, jangan remehkan turnover differential. Maksudnya adalah berapa jumlah kesalahan yang kerap dilakukan oleh pemain tim. Baik itu ketika menyerang dan juga bertahan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan. Jika tim lebih sering melakukan turnover, tentu memiliki peluang menang cukup tipis.

Passing Yards

Faktor ini lebih kepada sosok Quarterback. Peran dari Quarterback sangat penting. Terutama di menit-menit krusial. Quarterback memang lebih dilihat kepada peran passing atau mengoper bola kepada rekan setim. Cek berapa jarak yang sudah ditempuh oleh masing-masing quarterback andalan setiap tim. Hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan.

Yards per attempt

Jika sebelumnya lebih kepada Quarterback, maka faktor ini lebih kepada winger. Berapa panjang jarak tempuh ketika mereka membawa bola dan membuka ruang untuk menerima bola dari Quarterback. Semakin banyak dan panjang jarak tempuh mereka, tentu ada indikasi bahwa pemain tersebut cukup aktif di lapangan. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor utama.